Selasa, 11 September 2012

salam pejuang

hai, aku adalah satu dari sekian banyak pemimpi di dunia ini.
aku adalah satu dari sekian banyak daun yang belum jatuh dari pohon, namun cepat atau lambat pasti gugur, lalu terbawa angin.
lalu aku menghempaskan diri, berpasrah pada takdir yang akan membawaku pergi, iya kan?

hai, aku adalah satu dari sekian banyak peraih impian.
impian tanpa batas yang diciptakan, yang menjadi daya khayalku, imajiku.
lalu suatu ketika si pemimpi ini perlu bangun untuk menyakinkan diri akan dirinya, berusaha bersikap realistis untuk kali ini saja.

hai, aku adalah pejuang dengan membawa segenggam harapan, dan segepok impian, untuk masa depanku, untuk kebahagiaan.

dan biarkanlah aku jadi pejuang yang selalu menguatkan, paling tidak untuk kali ini.

and here I am.

salam, wahai pejuang!

Selasa, 04 September 2012

random

lalu aku tersadar dalam bayang semu.
aku patut meninggalkanmu, mereka bilang.
namun aku terlalu enggan, meski beban yang kupikul amatlah berat.
aku wajib melupakanmu atas segala yang kau perbuat, mereka bilang.
namun aku terlalu terbiasa dengan zona tak aman, meski membuatku tergelimang dalam tangis, dalam senyum yang amat miris.
posisiku sangatlah ironis, mereka bilang.
namun aku terlalu buta, terlalu lupa kapan terakhir kali hadirmu absen dalam pikiranku.
aku tak akan mengharapkan yang lampau kembali, bukan mauku, bukan anganku.
hanya saja memori itu berlarian dalam pikiranku, menyatu dengan imaji, bercengkrama dengan siang-malamku.
kamu, wujud nyata dari kecintaanku kepada satu-satunya kaum adam yang kupilih di dunia ini.
Halo, kamu :)

- Karina, kepada Raditya.

Selasa, 03 Juli 2012

lights of my night


photo was taken from: http://marissaangell.deviantart.com


Bukankah pernah kukatakan bahwa aku takut kegelapan?
Bukankah kau tahu bahwa gelap itu kesepian bagiku?
Bahwa salah satu hal yang aku takutkan bukanlah hewan atau apapun, tetapi kegelapan?
Bukankah kau tahu hal itu?

Tahukah kamu alasan mengapa aku takut kegelapan?
bahwa malam tanpa cahaya itu mengerikan
Laksana timun emas dan monster yang seketika bertemu 
Tak peduli keramaian, namun semu

Bahwa gelap bagiku adalah kesunyian yang paling dalam
Bahwa gelap bagiku adalah mimpi yang amat kelam
Yang mengharuskanku untuk menangis dalam diam
Karena kegelapan seperti seluruh wajah yang muram

Dan bukankah kau tahu hal ini?
Bahwa aku rela membayar apapun, asalkan aku tidak berada dalam kegelapan
Bahkan aku rela untuk berdiam diri
Bahkan aku rela untuk sendirian

Dan masih terukir jelas dalam ingatanku,
reaksi pertama yang kau berikan saat kuberitahu ketakutanku
Kau tertawa
Kamu, satu-satunya orang yang tertawa, namun menemaniku saat kegelapan menyapa

Lalu saat itu, sesuatu yang asing datang kepadaku
Sesuatu yang membuatku merasakan pendaran cahaya nyata, walaupun semu
Yang membuat tawaku terasa lain, tak lagi seperti dulu
Tawaku, untukmu

Lalu sekarang, tahukah kamu hal lain yang aku takutkan?
Tahukah kamu apa yang membuatku mampu berdiam dalam kesepian?
Tahukah kamu hal lain yang membuatku merasa jemu?
Kehilanganmu.

option

photo was taken from here: http://neso.deviantart.com


Lalu datanglah saat seperti ini.
Saat dimana aku kembali mengingat saat kau, dulu, menjadikanku sebagai pilihan.
Saat dimana aku bukanlah hal yang paling penting bagimu.
Saat dimana kegamangan itu muncul, mengenai posisiku.


Dulu, kita saling menyayangi.
Dulu kita merasa saling memiliki, meskipun terkadang berbagai cacian dan uraian air mata yang muncul hanya karena keegoisan.
Dulu, kita pernah saling mempertahankan, saling memohon satu sama lain untuk terus bersama.


Kita tahu rasanya jatuh cinta, lengkap dengan patah hatinya.
Kita sama-sama tahu rasanya kehilangan.
Lalu kita berjanji untuk saling menjaga satu sama lain.
Lalu datanglah saat itu, saat kau menutupi semuanya, mungkin untuk menjaga perasaanku atau ingin mempertahankan segalanya.
Persepsiku, dan caraku mempertahankan segalanya memang berbeda denganmu.
Imajiku akan kita pun berbeda.
Dulu, aku berpikir kita adalah dua insan yang memang diciptakan untuk bersama.
tak peduli masalah yang menghadang.
Dalam suka dan duka.


Saat itu segalanya perlahan hilang.
Kau tak lagi hadir disetiap momen-momen dalam hidupku.
Kau, perlahan menghilang, layaknya debu.
Lalu datanglah kau, lengkap dengan senyummu, seolah tidak ada apapun diantara kita.
Seolah kita masih bersama.
Dan aku, dengan bodohnya, menerima kehadiranmu tanpa mempertimbangkan segalanya.
Tanpa tahu bahwa engkau telah memiliki yang lain.
Bahkan aku tak tahu yang manakah yang mendua.


Lalu secara tiba-tiba aku mengetahui segalanya.
Kau, tetap dengan caramu, mempertahankanku.
Tanpa ingin melepaskannya.
Dan aku hanya bisa memasrahkan diri pada keadaan.
Kau, pribadi nyata namun terasa hampa.
Salah satu hal yang merubah persepsiku mengenai wanita.
Bahwa wanita tak pantas menjadi sebuah pilihan.
Tapi saat itu, aku memang buta.


Lalu kau secara tiba-tiba membuat keputusan.
Dan aku tidak tersenyum, bahkan sedikitpun tertawa.
Saat itu hanya ada air mata.
Bukan, bukan terharu atau kesenangan.
Sungguh sedikitpun aku tak pernah sedikitpun ingin menyakiti siapapun.
Lalu berbulan-bulan setelah itu, disinilah kita.
Kau disana, entah dimana, dan aku disini.
Lengkap dengan diriku kini.


Kini, aku menyadari bahwa kita bukanlah dua insan yang memang harus bersatu.
Aku hanyalah tempat transitmu, yang mengantarkanmu kepada masa depanmu.
Aku hanyalah seseorang yang diharuskan menjadi kenanganmu, bukan masa depanmu.
Aku bukanlah cinta selamanya kamu.


Dan disinilah aku.
Bukan, bukan karena mengenai urusan hati.
Bahkan aku pun sudah tidak ada hal apapun denganmu.
yang ingin kubicarakan kini adalah mengenai pilihan.
Kita semua pantas untuk memilih.
Akan tetapi tidak ada satupun orang yang pantas untuk menjadi pilihan.


Kau tidak akan pernah mempunyai orang lain -sebagai pilihan- selama kau jatuh cinta.
Karena sebenarnya hatimu tak pernah 'jatuh' untuk dua orang yang berbeda dalam takaran yang sama.


Dan biarkan aku bertanya.


Bagaimana jika kita tidak pernah saling mengetahui?
Mungkinkah aku tetap menjadi pilihan bagimu, dulu?

Sabtu, 30 Juni 2012

say hello for everyone who are strong enough!




What's on your mind when you see this?
Yep. As a human.
We definitely ever get our ups. our downs.
And all you can say is, this. "I'm okay."

And yes, as a social creature, we need everyone.
we need them to fulfill our life, to teach us about life, to be everything.
Life is about take and give, anyway.
what you give is what you get.
or like, what comes around, goes around.

You give everything for them, you do what they want you to do, and vice versa.
but all I can say is just this, we can't please everyone.
No matter how hard you try to be what they want you to be, there will be someone who doesn't like what you do.
And he or she doesn't even care about you.

See that picture?
when we get those words and when we get hurt.
And I know, we definitely ever felt that.

And it's life.
Life isn't as simple as fairy tales, but isn't as hard as your thought.
The more we live, the more we learn that life isn't about the theory.

we know, there are so many perception about life, but when we get our problems, what will we do?
we learn from the theory? oh well, but it won't change anything, actually.
so, what else?
well, dear, the first thing that you should do is just, face it.
and just believe this. "you're okay. as always. at least you have God, to heal your pain, to change everything."

No matter how hard your problem is, you should face it.
Face the reality.
Face what makes you become so weak.
because what doesn't kill you, makes you stronger.

And when you see this, promise me you can face your problem, okay?

You're strong enough to face your problem.
God gives you this problem because God knows you can survive.
and believe me, you can survive, too.
And let's say "whatsoever" for what people say, okay?

Hi dear, you're strong!

with love,

N

Kamis, 28 Juni 2012

why do girls cry more than boys?

Hello dear!
Well, actually I don't know why I want to write something here. Unconsciously, perhaps.
or actually, I don't have any idea.
but let me ask you one thing.
Do you know the reason why girls cry more than boys?
As we know, sometimes girls always ask, "Why we always cry? why not boys?"
or ask this, "Why we cry? though we know it won't change anything. they don't even cry for us, like the way we cry for them."

and here's the truth.
for girls, after they cry, they will get more power, somehow. They will be stronger. They will have more energy.
when they cry, their tears just like heal their pain, even just a little.
God made their tears as their medicine. dunno why.
But for boys, after they cry, they will become weaker.
God made them to protect their family, to be a guardian for their family.
If they cry, how can they protect their family from any problems?

So, girls, still asking why, huh?

enjoy your difference, people!
with love,

N

Kamis, 14 Juni 2012

"mau susu atau teh?"

photo was taken from: http://ojtamojtam.deviantart.com

Kau tahu, memorimu masih melekat di otaknya.
Senyuman yang kau berikan terakhir kali untuknya masih ia ingat, sampai sekarang.
Aku bahkan tidak bisa menghitung berapa banyak air mata yang ia keluarkan.
untukmu.
Ya, hanya untukmu.

seseorang yang tiba-tiba datang ke dalam kehidupannya,
lalu memutuskan secara tiba-tiba untuk tinggal.
lalu kau bilang tak akan pergi.
lalu ia percaya.

Kau, selalu menjanjikan secangkir susu atau teh di setiap pagi itu akan berubah menjadi dua.
berjanji untuk selalu bertanya "susu atau teh?" di setiap pagi.
Kau berjanji untuk menemaninya di setiap pagimu.
berjanji untuk menemaninya di setiap langkahmu.
berjanji untuk menangkapnya ketika ia jatuh.
berjanji untuk selalu mencintainya, bahkan ketika ia lupa cara mencintaimu.
ia hanya tertawa, saat kau berkata seperti itu.
tapi tahukah kau,
ia tidak pernah lupa cara mencintaimu.
ia justru lupa kapan terakhir kali ia tidak memikirkanmu, dan tidak mencintaimu.

Lalu datanglah saat kau harus pergi,
harus meninggalkan dia, yang katanya kepunyaanmu.
Saat itu, dia diam.
tidak bereaksi apapun.
Hanya diam.
kau kira ia tidak sedih.
kau kira ia tidak merana.
lalu kau pergi meninggalkannya, begitu saja.
tanpa ampun. tanpa rasa iba sedikitpun.
tapi tahukah kau,
saat itu ialah waktu terburuk dalam hidupnya?
tahukah kau ia menangis berhari-hari, tidak peduli dengan hidupnya.
Karenamu.

maka sekarang ini,
janganlah kau bersikap hidupnya biasa saja.
sungguh, dia sangat apatis dengan cinta.
tapi tahukah kau alasannya?
Karenamu.

Lalu, kalau kau masih berencana untuk menemuinya,
datanglah ke tempat kau berjanji untuk membuat secangkir susu atau teh itu untuknya.
datanglah ke tempat kau biasa bertanya "mau susu atau teh?" di setiap pagimu.
datanglah, kembalilah.

karena sampai sekarang,
ia masih duduk disana setiap pagi.
hanya untuk melihat sosokmu lagi.
bahkan hanya mendengar suaramu pun ia sangat bahagia.
ia, menunggumu.

Sabtu, 09 Juni 2012

Aku, diantara hamparan jalanan, dan bayangmu

photo was taken from: http://alqxd.deviantart.com


Diantara hamparan jalanan didepan mataku, bayangmu menawarkan harapan.
Seolah memberiku ratusan kaset yang memintaku untuk menyimpannya. untuk melihatnya.
untuk mengingat ribuan kenangan yang pernah kita miliki.
untuk membuatku mengingat lagi.

Diantara hamparan jalanan didepan mataku, bayangmu memberikan kenangan.
kenangan atas apapun yang kamu katakan.
Yang kamu bilang untukku dimasa depan.
Bayangmu, kini, memberikanku pilihan. Untuk memilih masa lalu, atau tinggal disini.
Bayangmu memberikan senyuman, yang entah sudah berapa lama tidak pernah aku temukan.
Bayangmu melapukkan batu yang ada pada diriku.

Dulu, kamu bilang kamu ada disini.
Lalu aku menemukan diriku, tanpa kamu, disini.
Sendiri. Sepi.

Kamu bilang kita memang sudah seharusnya seperti ini.
Tapi berulang kali kamu katakan bahwa kau ingin kembali.


Kamu bilang kamu tak pernah ingin pergi.
Tapi kamu selalu memaksa untuk meninggalkan kita.


Kamu bilang kamu ingin seperti dulu lagi.
Tapi berbagai kekejaman perkataanmu, bagai pisau yang menghunus setiap langkahku.
Seolah-olah aku tak pernah cukup.
Seolah-olah aku tak pernah baik bagimu.


Aku menawarkan berbagai pengharapan, tapi kau tolak segala kemungkinan.
menghancurkan setiap kepastian yang aku kalkulasikan.
Meninggalkanku, disini, dengan hamparan jalan, dengan bayangmu.
Membuatku menyadari satu hal yang tak pernah ingin aku akui.
Kita selalu tahu cara bertemu kembali, kita tahu cara saling menemukan, tapi kita tak pernah tahu cara bertahan.


Lalu kamu memintaku meninggalkan segala kenangan.
Kamu memintaku untuk benar-benar tidak mengingatmu.
Memintaku untuk melupakan tentang kita.
tentangmu.
Memintaku untuk menghancurkan segala kemungkinan yang aku buat, menolak segala kepastian.

Dan disinilah aku.
Diantara hamparan jalan, diantara segala kemungkinan.
Aku, tak pernah tahu jalan pulang.
Dan tak akan mau kembali, atau sekedar mengetahui satu jalan, untuk pulang.

Aku, disini, tanpamu.
Aku, diantara harapan jalanan, ditemani bayangmu, sendiri.


PS: this isn't about my feeling. I just want to write this, well, perhaps.

Sabtu, 05 Mei 2012

life goes on

Hi Dear!
it's been a long time. well. a very very long time. I miss you, my blog.
And now, I'm really in a good mood anyway.
well, everything has changed, on their own way.
I won't tell about how, or when, or just like what. it just happened, somehow.
so when I see this blog and see how life already changed beautifully, I just laugh.
and I don't know how to give my expressions.
when I see something just like, well, love, I just laugh and feel so cheesy.
when I see something sad, I just remember that time and think, "Oh I ever felt like that, in that situation. But then, here I am. with my own life. I've survived. I've struggled."
well, Life goes on.
No matter how happy you are, or how sad you are, you'll lost that time. and when you remember that time, you'll have the opposite reaction, not as same as what you ever felt, in the past.

For everyone who said that they can't live they life anymore, you're perfectly wrong, Dear.
You know, you can survive and you can live your life, beautifully with your own way.
You can struggle, you can through your problem and in the end, you'll laugh at your problem and say "Well finally I can through you!" and your life will go on.

And all i know is, Don't ever put your happiness in someone, something or somewhere.
Your happiness is everywhere. It is only a matter of thought.
And remember, everything will change. Your life will change. You, will change. It depends on you - to make yourself be better or to make yourself be worse.
But who wants to be worse?
And here we are.
Dear you, I know you can through your problem.
I know you can struggle for your better life.
I know you can fight for your future.
Believe in me, okay?

Happy Sunday, everyone!

With love,

N

Minggu, 26 Februari 2012

a strange night

Hi. it's 03:34 here. and let me act like I'm talking to you.
No, It doesn't mean I've no sleep. I just woke up. And couldn't sleep anymore because of hearing their activites tonight. I mean, "they". I just hear the sound of shuffling and other noise. and the voice of my wall clock sounds very scary. it's very different from my previous night.
And the point is, you still asleep. Still sleeping beauty, accompany your brother, who got sick. And well, get well really soon, Dek.
I don't know what should I post, by the way. I just need to kill my time till you woke up and I feel better. So I can tell you everything.
Well, I don't know why you still want to accompany me, you even always know the time when I heard something like tonight, or the time when I got a bad mood, or the time when I got a good score, or the time when I got a hard feeling, and -I don't know what should I say- Everything.
Well, dear my love, we all know you aren't good in knowing about something. We all know the fact and your feeling always opposite. sorry to say, Dear :p
As we said, I'm super in knowing something due to my feeling and you're super in logic, right?
I don't know how to say anything anymore.
So you know, I'm good in knowing about something. And I'm even best in knowing about you. I don't know why. I don't know how. It just way beyond my vocabulary.
And all I know is, I love you.

with love,

N.

Senin, 20 Februari 2012

that feeling when...

when you feel like you want to punch your face with your hand. When you feel like you're being reprimanded too harsh. That feeling when you're talking with yourself, and yourself say:


"Nay, segini aja nih usahanya? Segini doang? Terima jadi doang? Ga haus ilmu Nay? Ga mau nambah lagi? Yakin? Mimpi aja sana mau masuk fakultas ini-itu, universitas ini-itu. Mimpi. Get real! Ibarat kata lo mau terbang tapi prepare dan berbagai cara untuk membuat sayapnya aja ga ada. Lo cuma berharap punya sayap tapi ga ada usaha. Lo cuma mimpi. If you want to reach something, start to make every possibilities to reach your dream. Start to open every way. It is better to have so many possibilities than have nothing. Stop pretending like you're the only one who want to get what you want to be. Stop acting like you're smart enough to reach your dream. You're nothing. You have nothing to prove. Start open-minded. You should. You have to. And I believe in you, Nay. Let's fight!" 

Then, Ah. I'm craving for science. I really am.

Minggu, 19 Februari 2012

well...

Dan ternyata, saya masih harus belajar banyak.
Belajar untuk mengetahui ada banyak hal didunia ini yang bahkan tidak saya ketahui.
Belajar untuk mengetahui bahwa ada hal yang tidak seharusnya dipaksakan tapi terjalankan.
Belajar untuk mengetahui bahwa perasaan itu begitu rumit, sangat rumit sampai membuat sesak.
Belajar untuk mengetahui bahwa ada hal yang memang harus dijalani meskipun sakit.
Belajar banyak.
Ya, saya harus belajar banyak.
Belajar menerima segala hal yang sudah digariskan kepada saya.
Belajar tahu banyak tentang apapun yang saya kubur dalam-dalam.
Belajar untuk mencoba menjalani hidup dan menerima realita, dan menjauhkan mimpi yang kadang harus disingkirkan demi kebaikan.


Saya belajar.
Selalu belajar.
Tapi kenapa kali ini sangat sulit?

what we should start from now on


Hai! I guarantee you're starting to guess what I mean when you read the title of my post.
well, it's what we should start from now on.
it's "Stop complaining, start receiving. Stop arguing, start loving. Life is good, somehow."
Just give me some minutes to explain what I mean, dear.

Stop complaining, start receiving.
"Why? Emang lo udah sebersih apa sampai bilang gini?" No. Gue bukan orang munafik yang akan diem aja kalau menemukan sesuatu yang nggak gue suka. Gue juga sama kayak kalian, gue suka complain -walaupun seringnya dalam hati- cuma karena gue benci perdebatan atau segala macam adu mulut. Tapi coba deh kalian belajar untuk menerima segala sesuatunya.
For a little example, lo baru aja ulangan math. Malamnya lo belajar susah payah supaya lo dapat nilai bagus. dan ternyata, nilai lo dibawah kkm. It sucks, I know. Dan lo akan mengeluarkan segala sumpah serapah karena nilai lo gak worth it, gak berbanding lurus dengan usaha lo. But see in another side. Segala sesuatu pasti ada hikmahnya, no matter how good or bad the thing is. Daripada capek-capek complain, mending coba untuk terima. Coba buat semacam perbaikan diri. Complain gak akan merubah hal buruk jadi bagus kan?

Stop arguing, start loving.
Nah, kalau untuk yang satu ini gue sangat setuju. Bukan berarti berdebat itu gak baik loh ya. Berdebat di pelajaran, atau hal positif sih gapapa. Cuma kadang kita terlalu maksain pendapat, sampai akhirnya perdebatan itu bisa jadi berantem. Gak jarang loh orang yang udah bersahabat sejak lama sampai berantem cuma gara gara berdebat. Cuma gara gara gak sejalan. Gak sepemikiran.
Well, let me remind you. Allah create us with every differences that we have. Gak semua orang pikirannya sama. Beda persepsi itu pasti. Nah sekarang segimana bisanya lo mencintai segala perbedaan, baik itu perbedaan persepsi, perbedaan sudut pandang, ya intinya sih segala perbedaan di hidup ini. Gak ada salahnya kan berhenti berdebat dan mencoba untuk mencintai hidup?

Life is good, somehow.
Ah. You may think that I'm a fool one. Lo mungkin berpikir "Good apanya, suck iya." Tapi coba ditelaah deh. Ketika lo berpikir bahwa hidup itu baik, hidup itu indah, lo akan dengan mudahnya tersenyum ketika lo menemukan hal kecil yang menyenangkan. Bahkan, melihat orang lain tersenyum aja lo bisa merasa bahagia. Menghirup udara pagi aja bisa membuat lo bahagia. Bahagia itu sederhana, kawan. Allah kurang baik apa sama kita.
Lain halnya kalau lo berpikir hidup lo ini menyedihkan, merana. Jangan harap mau nemuin kebahagiaan yang kecil. Kebahagiaan yang besar aja belum tentu bisa lo rasakan kalau mindset lo masih kayak gitu.
it is only a matter of mind. Nah, sekarang terserah lo mau pilih yang mana.

Ok, then. Thank you for reading this. I hope y'all start to do what I wrote.
And goodbye! I'm wishing your life will be blessed and don't ever stop to be thankful for everything that Allah give to you.

With love,

N.

"I'm craving for writing, dear"

Hai. I guess it's been a while since I've posted my recently post.
It feels so strange, so brand new. I don't know why.
but when I realize something, well, it's the true definition of new. so indeed.

That feeling when I can write everything without doubt.
That feeling when I can write everything without feeling so strange.
How I miss that feeling.
But it's gone.

And when I realize something, I really know what I feel.

I'm craving for writing.