Rabu, 01 September 2010

to let it go

pernah ngerasa susah untuk ngelepasin sesuatu atau seseorang?
pernah ngerasa kehilangan?
pernah ngerasa dalam keadaan yang sangat sulit atau bisa dibilang masa masa tersulit?

semua pasti pernah.
karena ada hal hal yang sulit untuk dilepaskan, orang yang sulit ditinggalkan, tapi -gimanapun caranya- hal itu harus dilakukan. segala keadaan ga akan pernah sama kan? ga akan.

mungkin, udah sering ya ditulis di blog ini. orang orang selalu datang dan pergi. mereka -orang orang itu- ga punya banyak alasan untuk tinggal, kecuali kalau mereka memang benar benar harus tinggal atau kamu yang punya keberanian untuk memintanya tinggal.

atau waktu kamu kehilangan barang? atau yang paling sering terjadi, kehilangan seseorang yang kamu sayang. Dan kamu harus melakukan banyak cara untuk melepaskannya. Walaupun banyak orang berpikir mereka harus melupakan orang itu, tapi menurutku, seseorang ga akan bisa melupakan orang yang pernah ada di hidup dia. yang bisa dilakukan itu cuma melepaskannya pergi.

Belajar ikhlas. Kamu bisa bersikap rela atau ikhlas, asal kamu mau untuk mencoba. niat dari hati juga udah cukup walaupun caranya susah. ikhlas kalau keadaannya emang harus berubah dan ga akan pernah bertahan lama. I mean, segala sesuatu itu bisa berubah -kapanpun, gimanapun caranya- dan kamu ga akan punya banyak alasan untuk membiarkannya tetap seperti itu.

Terima kenyataan. Terima kenyataan kalau ternyata hidup itu ga mudah. tiap orang akan tumbuh, akan mengalami tingkat buruk dari kehidupan dan hal itu yang mendewasakan diri.

Koreksi diri, ambil hikmahnya. Segala sesuatu yang terjadi itu kan pasti ada sebabnya. koreksi diri, apa ada yang salah dari kamu, lalu berubah. buat perubahan yang baik untuk diri sendiri. ambil hikmah dari kejadian itu. segala sesuatu terjadi pasti ada hikmahnya.

and here we go...

to love someone you loved, you just have to stay, or let him/her go

basi kan kata kata itu? iya sih. tapi emang bener. ketika kita menyayangi seseorang, untuk kebahagiaannya, kita bisa tetap tinggal atau melepaskannya.
untuk kebaikan bersama walaupun susah.

Berusaha melupakan bukan jalan terbaik. Malah sebaliknya semakin membebani.
Tetapi sekedar melepaskan "bangkai" itu dan melihat bahwa banyak hal yang
seharusnya ditempatkan sebagai kadaluarsa adalah jalan keluarnya
- Dewi Lestari

kalo ini, kayaknya kamu bisa ambil kesimpulan sendiri.
"bangkai" itu diartikan sebagai kesalahan di masa lalu,
dan "kadaluarsa" itu sudah habis masanya.
atau sudah waktunya untuk selesai, dan bukan akhir.

anyway, makasih udah membuang waktu untuk baca ini.
entah dibaca atau cuma sekedar dilihat doang, tapi terimakasih :)

PS: sebenernya ga mau bahas ini. Terlalu ngebahas perasaan dan ga seharusnya dibahas lagi.
tapi Nadhira minta saya untuk nulis ini.
Jadi ya mau nulis tentang ini deh. semoga bermanfaat :)


1 komentar:

lenny mengatakan...

tulisan yang bagus, really ::)