Rabu, 26 Mei 2010

lagi

jadi, saya disini (lagi) setelah saya merasa mellow ini kian menghampiri.
jujur, saya benci.

konteks 'sakit hati' yang menjadi penyerang, membiarkan rasa itu menjulang.
diam, panas seperti belerang.
kadang hati ingin berjuang.

atau sekedar menggeram, merasakan 'sakit' itu dalam bentuk nyata yang mencekam.

saya rasanya itu mau mencurahkan timbunan masalah di pikiran saya, tapi kali ini hati tidak membiarkan saya memberitahukan sepenuhnya.

pendaman itu acak, tak singkron dengan apa yang seharusnya dilakukan saya.

saya sakit, tapi mereka gak pernah mau tau keadaan saya.
atau lebih tepatnya gak peduli.
atau saya yang cuma merasa seperti itu?

mereka bergeming.
mereka mengeluarkan suara.
mereka tak terima.
mereka lalu sakit hati seperti saya.

ah, terima kasih, tapi pendaman emosi ini saja sebenarnya melukai saya, lantas apalagi?

tunggu apalagi?

tunggu saya bosan, benci lalu dengan hebat memutuskan untuk pergi?

saya gak bisa menceritakan sebenarnya sama orang lain. saya kurang bisa membiarkan saya bercerita dengan air mata, itu bukan saya.

saya orang yang menceritakan dengan ekspresi biasa saja, datar istilahnya. lalu saya tertawa, dan setelah itu semua hilang.
tapi kalau saya sendirian, saya justru menangis.
saya kurang mengeluarkan isi hati saya, memang.

jadi sekarang, saya benci hal ini. saya benci posisi ini. dan yang paling utama, saya benci kamu.

1 komentar:

BRAINWORKS mengatakan...

Mampir di blog gw donk....