Jumat, 28 Mei 2010

karena saya tau

Saya tau kamu mengerti.
Saya tau kamu melihat.
Saya tau kamu mendengarkan.

kamu punya mata bukan untuk melihat.
kamu punya hati tapi tidak dirasa.
kamu punya telinga, tapi bukan untuk mendengar.

bersyukurlah kamu, masih ada yang peduli kepadamu ketika kamu hancur.
bersyukurlah kamu, tuhan memberikanmu banyak ujian untuk kedewasaanmu, tapi bukan karena membencimu.
bersyukurlah kamu, kamu masih diberi umur sampai saat ini.
harusnya begitu.

tapi kali ini, kamu cuma datang, cuma menangis.

saya cuma bisa ngasih saran.
saya cuma bisa mengingatkan.

tapi kamu ga pernah mau untuk melihat keadaan, mendengarkan saya, dan merasakan apa yang saya katakan.
kamu cuma ngeluh ga ada habisnya, lalu pergi dari saya.

biarkan kamu belajar menghargai.

bukannya saya senang lihat kamu sedih, sendiri. saya cuma mau kamu belajar menghargai, supaya kamu ga kecewa sendiri.

biarkan kamu mengerti tentang ruang kesendirianmu.

saya ga mau kamu sendiri, tapi saya cuma ngasih kamu ruang untuk bisa sendiri. memikirkan, merenungi, merasakan tiap hembusan nafas sebagai proses respirasimu.

biarkan kamu belajar tentang kenyamanan.

bukannya saya mau buat kamu ga nyaman, tapi saya mau kamu berusaha nyaman di setiap hal yang kamu jalani.

biarkan kamu belajar saat jatuh.

bukannya saya bahagia lihat kamu jatuh. tapi biarkan saja dulu. tunggu sampai kamu bangkit, dan ikhlas dengan hidupmu.

tapi ternyata saya salah.

saya biarkan kamu mengambil kesempatan, tapi kamu ga mau coba untuk belajar. kamu ga mau coba untuk berusaha. kamu cuma mengeluh dan lari ke saya.

sekarang saya cuma bisa berkata,

biarkan saja.

biarkan saja kamu seperti ini. nanti, saat kamu mengerti, saya akan membuktikan dan menjelaskan kepadamu.

bahwa kamu punya segala hal di dunia ini bukan untuk suatu kesia-siaan. tapi untuk suatu anugerah yang ga pernah kamu pikirkan.


dengar, saya menunggu kamu.
saya menunggu kamu untuk mengatakan kepada saya hal yang sudah sejak lama ingin saya dengar.
'Saya sudah bangkit. saya sudah bisa bangun dan menatap kembali dunia saya sendiri. saya ikhlas. saya sudah paham.'

dan saya akan membantumu semampu saya.
saya akan memelukmu karena keikhlasanmu.
saya akan bangga terhadapmu karena kemampuanmu.
karena saya tau.

1 komentar:

Pak_Wow mengatakan...

terkadang maksud baik qt utk membantu malah tdk diterima,,dan sikap diam adalah pilihan tepat.setelah waktu berlalu,maka kebenaran pasti akan terungkap...