Selasa, 25 Agustus 2009

fase

tergelimang dalam kebakuan kata.
ketidak tahuan akan banyak fase - fase yang menghantamku.
kali ini tidak ada prosedur dalam merasakan barisan nada.
hanya berjalan, sesuai dengan inginku.

namun tidak semudah itu,

bukan seperti aku mau, dan kulakukan.

sungguh, tidak semudah itu.

semuanya memiliki proses.
dan aku pun tak yakin dengan harmoni yang harus kujalani.
harmoni itu membiarkanku mengaturku sendiri.
kalau aku mau baik, itu baik.
kalau aku mau yang buruk, rugilah aku tapi harus kujalani.

jadi harus apa?
tidak akan mungkin kalau aku harus berdiam diri, lalu mati.

jelas tidak seperti itu,
ga sesia-sia itu.
terlalu terbuang dan membuatku sesak.

mau jawab apa?

jelas aku diam.
diam tak bergeming.
tak membuat keputusan tidak akan menyalahkanku.

tapi ada komplikasi antara otak dan hatiku.

kalau aku sudah ada jawabannya, kenapa harus diam?
kalau sudah ada keputusan dan baik untukmu, kenapa tidak putuskan, beri jawaban?

karena membiarkan keputusan itu hanya membuatmu sakit,
dan sakit itu akan membuatmu mati.


mengerikan sekali ya?

Tidak ada komentar: