Rabu, 24 Juni 2009

aku, dalam menulis

menurut pandanganku,
menulis itu jujur.
jujur nyata untuk sebuah fakta alami yang menggambarkan kehidupan menurut pandangan hidup seseorang.
menulis itu jujur.
tentang keinginan dan pengharapan diri yang terlalu indah.
menulis itu jujur.
tentang pikiran dan motivasi diri yang cukup menggambarkan relief suatu hidup.
menulis itu jujur.
tanpa melihat dan menebak-nebak sesuatu hal.
menulis itu jujur. tak pandang umur.
bahkan anak kecil berusia 4 tahun saja mungkin sudah bisa menulis karena bakat, minat dan kemampuannya.
dan menulis itu..
menulis itu hidupku, duniaku.
walaupun aku anggap aku ga punya bakat, tapi aku akan tetap suka menulis.
walaupun aku salah, tapi aku tetap suka menulis. tapi yang jujur. nyata dari pikiranku.
karena ga ada yang salah dari seseorang yang dianggap salah.
yang salah cuma orang yang gampang nyerah dengan apa yang digariskan dalam hidupnya, takdirnya.
kalo takdirku ke menulis,
kenapa aku harus nyerah dengan segala keinginan yang ada?
kalo impianku ke dunia tulis menulis,
kenapa harus bilang ngga untuk segala impianku?

Tidak ada komentar: