Jumat, 20 Februari 2015

Apapun, yang terbaik

Akhir-akhir ini saya suka sekali menggunakan kata-kata "Apapun, yang terbaik."
Seperti berpasrah kepada Tuhan, tapi tidak menyerah.
Seperti sebuah bentuk kerelaan terhadap apapun jalan yang diberikan Tuhan. Pun terbaik untuk segala hal.
Seperti tak ingin ego menguasai dan memaksakan kehendak diri, maka kemudian berpasrah dan berharap untuk segala kemungkinan.
Seperti sebuah ketidakpastian yang akan selalu aku doakan.
Seperti bentuk mawas diri, bahwa segalanya tak selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Pun mungkin terbaik.
Seperti wujud mengikuti arah garis hidup.
Seperti segala kemungkinan yang akan selalu aku semogakan.

Seperti aku, yang selalu berharap terbaik untukmu.
Ah, ya. Apapun, yang terbaik.

1 komentar:

Dewi Aja mengatakan...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)