Sabtu, 30 Juni 2012

say hello for everyone who are strong enough!




What's on your mind when you see this?
Yep. As a human.
We definitely ever get our ups. our downs.
And all you can say is, this. "I'm okay."

And yes, as a social creature, we need everyone.
we need them to fulfill our life, to teach us about life, to be everything.
Life is about take and give, anyway.
what you give is what you get.
or like, what comes around, goes around.

You give everything for them, you do what they want you to do, and vice versa.
but all I can say is just this, we can't please everyone.
No matter how hard you try to be what they want you to be, there will be someone who doesn't like what you do.
And he or she doesn't even care about you.

See that picture?
when we get those words and when we get hurt.
And I know, we definitely ever felt that.

And it's life.
Life isn't as simple as fairy tales, but isn't as hard as your thought.
The more we live, the more we learn that life isn't about the theory.

we know, there are so many perception about life, but when we get our problems, what will we do?
we learn from the theory? oh well, but it won't change anything, actually.
so, what else?
well, dear, the first thing that you should do is just, face it.
and just believe this. "you're okay. as always. at least you have God, to heal your pain, to change everything."

No matter how hard your problem is, you should face it.
Face the reality.
Face what makes you become so weak.
because what doesn't kill you, makes you stronger.

And when you see this, promise me you can face your problem, okay?

You're strong enough to face your problem.
God gives you this problem because God knows you can survive.
and believe me, you can survive, too.
And let's say "whatsoever" for what people say, okay?

Hi dear, you're strong!

with love,

N

Kamis, 28 Juni 2012

why do girls cry more than boys?

Hello dear!
Well, actually I don't know why I want to write something here. Unconsciously, perhaps.
or actually, I don't have any idea.
but let me ask you one thing.
Do you know the reason why girls cry more than boys?
As we know, sometimes girls always ask, "Why we always cry? why not boys?"
or ask this, "Why we cry? though we know it won't change anything. they don't even cry for us, like the way we cry for them."

and here's the truth.
for girls, after they cry, they will get more power, somehow. They will be stronger. They will have more energy.
when they cry, their tears just like heal their pain, even just a little.
God made their tears as their medicine. dunno why.
But for boys, after they cry, they will become weaker.
God made them to protect their family, to be a guardian for their family.
If they cry, how can they protect their family from any problems?

So, girls, still asking why, huh?

enjoy your difference, people!
with love,

N

Kamis, 14 Juni 2012

"mau susu atau teh?"

photo was taken from: http://ojtamojtam.deviantart.com

Kau tahu, memorimu masih melekat di otaknya.
Senyuman yang kau berikan terakhir kali untuknya masih ia ingat, sampai sekarang.
Aku bahkan tidak bisa menghitung berapa banyak air mata yang ia keluarkan.
untukmu.
Ya, hanya untukmu.

seseorang yang tiba-tiba datang ke dalam kehidupannya,
lalu memutuskan secara tiba-tiba untuk tinggal.
lalu kau bilang tak akan pergi.
lalu ia percaya.

Kau, selalu menjanjikan secangkir susu atau teh di setiap pagi itu akan berubah menjadi dua.
berjanji untuk selalu bertanya "susu atau teh?" di setiap pagi.
Kau berjanji untuk menemaninya di setiap pagimu.
berjanji untuk menemaninya di setiap langkahmu.
berjanji untuk menangkapnya ketika ia jatuh.
berjanji untuk selalu mencintainya, bahkan ketika ia lupa cara mencintaimu.
ia hanya tertawa, saat kau berkata seperti itu.
tapi tahukah kau,
ia tidak pernah lupa cara mencintaimu.
ia justru lupa kapan terakhir kali ia tidak memikirkanmu, dan tidak mencintaimu.

Lalu datanglah saat kau harus pergi,
harus meninggalkan dia, yang katanya kepunyaanmu.
Saat itu, dia diam.
tidak bereaksi apapun.
Hanya diam.
kau kira ia tidak sedih.
kau kira ia tidak merana.
lalu kau pergi meninggalkannya, begitu saja.
tanpa ampun. tanpa rasa iba sedikitpun.
tapi tahukah kau,
saat itu ialah waktu terburuk dalam hidupnya?
tahukah kau ia menangis berhari-hari, tidak peduli dengan hidupnya.
Karenamu.

maka sekarang ini,
janganlah kau bersikap hidupnya biasa saja.
sungguh, dia sangat apatis dengan cinta.
tapi tahukah kau alasannya?
Karenamu.

Lalu, kalau kau masih berencana untuk menemuinya,
datanglah ke tempat kau berjanji untuk membuat secangkir susu atau teh itu untuknya.
datanglah ke tempat kau biasa bertanya "mau susu atau teh?" di setiap pagimu.
datanglah, kembalilah.

karena sampai sekarang,
ia masih duduk disana setiap pagi.
hanya untuk melihat sosokmu lagi.
bahkan hanya mendengar suaramu pun ia sangat bahagia.
ia, menunggumu.

Sabtu, 09 Juni 2012

Aku, diantara hamparan jalanan, dan bayangmu

photo was taken from: http://alqxd.deviantart.com


Diantara hamparan jalanan didepan mataku, bayangmu menawarkan harapan.
Seolah memberiku ratusan kaset yang memintaku untuk menyimpannya. untuk melihatnya.
untuk mengingat ribuan kenangan yang pernah kita miliki.
untuk membuatku mengingat lagi.

Diantara hamparan jalanan didepan mataku, bayangmu memberikan kenangan.
kenangan atas apapun yang kamu katakan.
Yang kamu bilang untukku dimasa depan.
Bayangmu, kini, memberikanku pilihan. Untuk memilih masa lalu, atau tinggal disini.
Bayangmu memberikan senyuman, yang entah sudah berapa lama tidak pernah aku temukan.
Bayangmu melapukkan batu yang ada pada diriku.

Dulu, kamu bilang kamu ada disini.
Lalu aku menemukan diriku, tanpa kamu, disini.
Sendiri. Sepi.

Kamu bilang kita memang sudah seharusnya seperti ini.
Tapi berulang kali kamu katakan bahwa kau ingin kembali.


Kamu bilang kamu tak pernah ingin pergi.
Tapi kamu selalu memaksa untuk meninggalkan kita.


Kamu bilang kamu ingin seperti dulu lagi.
Tapi berbagai kekejaman perkataanmu, bagai pisau yang menghunus setiap langkahku.
Seolah-olah aku tak pernah cukup.
Seolah-olah aku tak pernah baik bagimu.


Aku menawarkan berbagai pengharapan, tapi kau tolak segala kemungkinan.
menghancurkan setiap kepastian yang aku kalkulasikan.
Meninggalkanku, disini, dengan hamparan jalan, dengan bayangmu.
Membuatku menyadari satu hal yang tak pernah ingin aku akui.
Kita selalu tahu cara bertemu kembali, kita tahu cara saling menemukan, tapi kita tak pernah tahu cara bertahan.


Lalu kamu memintaku meninggalkan segala kenangan.
Kamu memintaku untuk benar-benar tidak mengingatmu.
Memintaku untuk melupakan tentang kita.
tentangmu.
Memintaku untuk menghancurkan segala kemungkinan yang aku buat, menolak segala kepastian.

Dan disinilah aku.
Diantara hamparan jalan, diantara segala kemungkinan.
Aku, tak pernah tahu jalan pulang.
Dan tak akan mau kembali, atau sekedar mengetahui satu jalan, untuk pulang.

Aku, disini, tanpamu.
Aku, diantara harapan jalanan, ditemani bayangmu, sendiri.


PS: this isn't about my feeling. I just want to write this, well, perhaps.