Jumat, 23 Oktober 2009

kali ini butuh semangat

kali ini aku yang membutuhkan.
kali ini aku yang butuh sebuah dukungan.
kali ini aku sangat membutuhkan semangat.

ya semangat.
dari siapapun, dan aku butuh itu.

sangat jelas di ingatanku, kejadian kemarin 'sesuatu' membuatku tersadar.
aku membutuhkan dukungan, hei semua.

beberapa waktu yang lalu, ketika aku sedang bermain dengan temanku.
ya, seperti biasa. obrolan kami nampaknya sedikit menganehkan diri, karena memang sejujurnya seperti itu.
dan ketika itu ada sesuatu yang menghentakku, dan seseorang mengatakan bahwa jika aku punya kemauan dan bakat, harus dimanfaatkan. dalam arti lain, temanku harus memberiku semangat.

tapi bagaimana?

aku hanya merasa jiwaku di menulis, tapi mereka mengatakan aku bagus jika masuk ke sastra inggris.

ya inginku memang.

dan ya benar mungkin kalau aku butuh sebuah dorongan ataupun dukungan.

karena niatku mengirimkan cerita ke sebuah majalah tertunda.

dan itu membiarkanku menambah satu lagi cerita kosong tak bermaknaku.

susunan dan segala mimpi kupersiapkan. dan tanpa keberanian.

lalu untuk apa?

jadi, apa kalian bisa memberiku semangat.

aku butuh itu.

Kamis, 15 Oktober 2009

yeah I feel so enough

menjalar, hadir dan mungkin kembali.
aku rasa hal itu tidak masuk akal dan tidak rasional.
tidak sejajar dengan apa yang seharusnya.
tidak seirama dengan keadaan yang ada.

aku hanya mempelajari,
tanpa bisa memahami.
tampaknya terlalu asing dan terlihat tidak menarik.
tidak ada hal yang bisa dikatakan lebih, bahkan mungkin berkurang.

hukum alam, mungkin masih berlaku di dunia.
dan aku hanya diam, sembunyi.
ketakutan akan kemungkinan terjadi kembali itu masih ada.

aku masih labil. aku terlalu jatuh dalam keterpurukan yang menyakitkan.
luka itu masih ada, dan aku takut menjadi perkalian yang tak henti.
tidak logis dan aku benci.

hey bukan aku yang tidak mengetahui.
hanya saja tidak ada keadilan untukku disini.

ketika aku mengetahui,
haruskah aku memahami?

ya kurasa bukan begitu.

kamu tidak mengerti rasanya, tidak akan mengerti betapa besar rasa sakitnya.

dan maaf, sulit bagiku menjadi aku sepenuhnya yang dulu lagi.

kembali :)

aku kembali huahaha
setelah vacum selama beberapa minggu akhirnya kembali berniat menjalankan blog lagi. ya karena lagi sibuk sama karangan baru :)
tapi maaf, mungkin belum sempet blogwalking dulu. nanti deh ya kalo mau haha

aku udah selesai dong UTSnyaaaaaaaa yeay senang lalala :D

Jumat, 02 Oktober 2009

leaving for 'good' or good?




pernah meninggalkan seseorang untuk kebaikannya?
pernah meninggalkan seseorang dan dianggap adalah selama-lamanya?
sesuai dengan judulnya, kali ini gue mau bahas tentang meninggalkan seseorang ya.
pasti kalau pisahnya baik-baik, berarti alasannya baik baik juga ya? kecuali mereka pisahnya karena berantem hebat yang buat mereka berfikir kalau mereka ga bisa pertahanin hubungan mereka lagi.
tapi logika di dalam suatu hubungan ga seperti itu. dan aku pun ga ngerti sebenarnya di hubungan sendiri itu apa.
MASIH DENGAN SANGAT TIDAK MENGERTI.
meninggalkan seseorang dengan kebaikannya itu seperti apa?
apa dengan meninggalkan, orang yang ditinggalkan merasa lebih baik? merasa lebih bahagia dan lebih hidup?
kalau ternyata yang ditinggalkan merasa sangat kehilangan, lalu frustasi dan mengakhiri hidupnya bagaimana?
apa itu lebih baik?
menurutku bisa ya, bisa tidak.
karena akhir bisa jadi awal, atau bisa jadi benar-benar akhir (you know it lah)
aku juga sebenarnya ga mengerti pasti. cuma kalau benar benar ingin meninggalkan demi kebaikan, walaupun berpisah setidaknya masih ada cukup perhatian agar tidak ada yang dirugikan. bener ga?
toh orang yang meninggalkan bisa tau keadaan orang yang ditinggalkannya bagaimana, jadi ga ada kata lost contact juga dan ga ada perpisahan selama-lamanya.
mereka ga bersama, tapi mereka bisa bersatu untuk kebaikan. bener kan?
ya itu hanya tanggapanku. kurang lebihnya aku minta maaf ya :)

ps: ini ga ada hubungannya sama hubunganku yaa. cuma mau mengeluarkan persepsi kok :)


love, Nadia